Prabowo

Kunjungan Prabowo ke Kantor PM Inggris Dihiasi Pertemuan Dengan Larry the Cat

Kunjungan Prabowo ke Kantor PM Inggris Dihiasi Pertemuan Dengan Larry the Cat
Kunjungan Prabowo ke Kantor PM Inggris Dihiasi Pertemuan Dengan Larry the Cat

JAKARTA - Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kantor Perdana Menteri Inggris di Downing Street, London. 

Mencatatkan momen yang tidak biasa dan mengundang perhatian. Saat Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, ada kejadian tak terduga yang menambah kehangatan suasana, yaitu pertemuan antara Prabowo dan Larry the Cat, kucing yang telah lama menjadi ikon di Kantor Perdana Menteri.

Kehadiran Larry, yang dikenal dengan gelarnya sebagai Chief Mouser to the Cabinet Office, memang sudah menjadi hal yang biasa di Downing Street. 

Kucing domestik yang pertama kali diadopsi pada tahun 2011 oleh staf Kantor Perdana Menteri David Cameron ini telah menjadi bagian dari sejarah pemerintahan Inggris. 

Walaupun sudah berubah kepemimpinan di Inggris, Larry tetap tinggal di Kantor PM sebagai simbol kesetiaan dan penghubung yang menciptakan suasana lebih santai di tengah hiruk-pikuk politik negara.

Larry the Cat: Ikon Kecil di Kantor Perdana Menteri

Kehadiran Larry tidak hanya sekadar kucing biasa, tetapi juga simbol dari sisi humanis dalam dunia politik yang sering dipenuhi ketegangan. 

Sejak diadopsi, Larry telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Downing Street dan bahkan dijadikan aset simbolik oleh para PM yang menjabat. 

Pada 2016, saat masa pemerintahan David Cameron berakhir, Cameron menyatakan bahwa Larry bukan sekadar peliharaan pribadi, melainkan seorang "pekerja negeri" yang bertugas memberikan keceriaan dan menjadi teman di kantor pemerintahan.

Sama seperti banyak kucing di seluruh dunia yang dikenal dengan sifat pemalu dan misterius, Larry ternyata tidak begitu peduli dengan siapa yang datang ke kantor PM. Ketika Prabowo menginjakkan kaki di depan pintu Downing Street, Larry muncul dengan sikap tenang dan tanpa rasa takut terhadap kedatangan orang penting sekalipun. Hal ini menambah kesan santai dalam sebuah acara kenegaraan yang biasanya penuh dengan formalitas.

Reaksi Prabowo dan Interaksi dengan Larry

Saat Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Keir Starmer, semua mata mungkin tertuju pada keduanya. Namun, perhatian tak terduga datang dari Larry, yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka. 

Bahkan, dalam forum pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pemimpin universitas Inggris, pertemuan antara Prabowo dan Larry pun menjadi topik yang cukup menarik.

Sir Steve Smith, UK Government International Education Champion, bercanda dengan menyebutkan bahwa orang-orang berpikir Prabowo akan membawa kucingnya sendiri, "Bobby," ke pertemuan tersebut. Ia melanjutkan, "Tapi saya rasa Anda baru saja bertemu dengan Larry." 

Menanggapi candaan tersebut, Prabowo dengan santai menjawab, "Saya lihat dia, tapi dia tidak begitu melihat saya," ujar Prabowo sambil tertawa.

Pernyataan ini mengundang gelak tawa, dan menciptakan suasana lebih santai dan akrab dalam pertemuan kenegaraan tersebut. Reaksi Prabowo yang spontan dan penuh humor ini menunjukkan kedekatannya dengan suasana informal meskipun berada dalam lingkungan diplomatik yang tinggi.

Diplomasi dengan Sentuhan Kehangatan

Keberadaan Larry di saat-saat penting kunjungan kenegaraan ini tidak hanya memberikan kesan lucu, tetapi juga membawa warna tersendiri pada hubungan diplomatik antara Indonesia dan Inggris. 

Kehadiran kucing itu membawa nuansa keakraban dan persahabatan yang lebih ringan di tengah agenda politik yang biasanya formal dan serius.

Kehadiran Larry memberi kesan bahwa diplomasi tak selalu harus dilakukan dalam suasana kaku dan serius. Sebuah interaksi kecil seperti bertemu kucing di kantor perdana menteri justru bisa menciptakan suasana yang lebih humanis dan mempererat hubungan antarnegara. 

Tak jarang, hal-hal kecil ini membawa dampak yang lebih besar dalam memperkenalkan budaya negara masing-masing dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan.

Sebagai contoh, dalam kunjungan tersebut, Prabowo dengan tanggap menyadari bahwa meskipun ia datang dengan agenda kenegaraan yang besar, pertemuannya dengan Larry memberi kedalaman lain pada pengalaman diplomatik tersebut.

 Ini tidak hanya tentang diskusi politik, tetapi juga bagaimana budaya, humor, dan elemen-elemen manusiawi bisa menciptakan hubungan lebih dalam.

Momen Tak Terlupakan dalam Kunjungan Prabowo

Momen pertemuan dengan Larry mungkin hanya sekejap, namun hal tersebut memberi warna tersendiri dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran kucing yang dikenal sebagai bagian dari tradisi Kantor Perdana Menteri Inggris ini menyiratkan sebuah pesan tentang pentingnya menjaga kedekatan dan keakraban dalam hubungan antarnegara.

Setelah bertemu dengan PM Keir Starmer, Prabowo menyebutkan bahwa Inggris merupakan mitra strategis yang menguntungkan bagi Indonesia. 

Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya hubungan bilateral yang kuat, yang tidak hanya dibangun melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui pengertian dan apresiasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang lebih sederhana, seperti interaksi yang terjadi dengan Larry the Cat.

Meski ini adalah kunjungan resmi yang sarat dengan pembahasan kebijakan dan diplomasi, pertemuan dengan Larry menambahkan dimensi personal dan hangat pada perjalanan tersebut. 

Ini menunjukkan bahwa hubungan internasional tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang sangat formal. Terkadang, sebuah pertemuan yang lebih ringan dapat memperkuat ikatan antara dua negara.

Diplomasi dengan Sentuhan Ringan

Kehadiran Larry dalam kunjungan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa diplomasi juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih dekat dan bersahabat. 

Diplomasi yang mengutamakan keakraban dan kedekatan bisa menciptakan ruang bagi kedua pihak untuk saling memahami lebih dalam, bukan hanya melalui pembicaraan formal, tetapi juga dengan saling berbagi momen kecil dan tak terduga.

Selain itu, momen ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia diplomasi, suasana yang nyaman dan bersahabat bisa mengurangi ketegangan dan membuka jalan bagi kerjasama yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Hubungan Indonesia-Inggris, yang dalam banyak hal sudah erat, kini semakin terasa hangat dan penuh persahabatan berkat kehadiran sosok unik seperti Larry the Cat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index